ketenangan batin

January 23rd, 2008 by iniblogpaphalidan

Tidak ada penderitaan dalam hidup ini, kecuali orang yang membuat dirinya sendiri menderita.Tidak ada

kesulitan sebesar dan seberat apa pun di dunia ini, kecuali hasil dari buah pikirannya sendiri. Terserah kita, mau dibawa ke mana kehidupan ini. Mau dibawa sulit, niscaya segalanya akan menjadi sulit.

tetapi, sekiranya kehidupan yang terasa sempit menghimpit hendak dibuat menjadi lapang, segala yang tampak rumit berbelit hendaknya dibuat menjadi sederhana

Memandang kehidupan ini terasa seperti berdiri di puncak menara lalu menatap langit biru nan luas membentang bertaburkan bintang gemintang, dengan semburat cahaya rembulan yang lembut menebar, menjadikan segalanya tampak lebih indah . Allahu Akbar!

kala sunyi

January 15th, 2008 by iniblogpaphalidan

saat hati ini mencekam dalam kesunyian

jiwa meringis, meneteskan setitik air

lalu terjatuh dalam kegelapan

mengingat segala kerinduan yang pernah lelap

dalam putihnya hati  nurani

dan kini aku di hadapannya terkapar

terhampar, mengenang diriku yang dulu

lalu aku berdiri, membesarkan nama-Nya

memuji-Nya dan membaca ayat-ayat-Nya

kemudian tubuhku bergerak

aku meruku, bertasbih kepada-Nya

mengingat segala kebesaran yang telah diberikan

mensyukuri seluruh kenikmatan yang tlah dialami

aku tahu, diriku sedang dalam pantauan-Nya

kemudian berdiri

menunduk kepada kekuasaan-Nya

di langit dan di bumi yang terhampar luas

lalu menjadikanku sadar

atas segala yang pernah kuperbuat

aku pun bersujud penuh kekhusyuan

dan memuji penuh pengharapan

hatiku pun menangis

mengingat segala dosa yang kuperbuat

lalu aku bertakbir,bertasbih,taymid

duduk memohon ampun kepada-Nya

mendambakan segala karunia illahi

yang selalu diberikan

kepada hamba yang selalu ingat kepada-Nya

kini aku pun yakin dengan seluruh hati dan jiwaku

yang masih dalam genggaman Dia, Yang Maha Kuasa

Jakarta  10 januari 2008

by: shine-shune

ogin@sourcenet.net

matahari pagi

January 15th, 2008 by iniblogpaphalidan

Pagi yang cerah…

Secerah hatiku di saat ini

Secerah harapan menyapaku

Dia yang jauh di sana

Seakan hadir menemaniku di saat ini

Ketika pesan-pesan dia kirimkan lewat  SMS

Sebagai ungkapan rasa kasih sayangnya yang tulus padaku

Aku begitu banga dan bahagia…

Angan pun melayang jauh di sana

Membayangkan sejuta pesona yang dia tebarkan

Yang setia menanti hari-hariku kini

Mewarnai hidupku dengan penuh kasih dan sayang

Dan telah mengapus jejak masa laluku

Mengobati sejumlah goresan kebencian di hatiku

Menanamkan secercah sinar

Tuk menerangi hatiku yang hampir redup

Menjadi kembali bercahaya

Sayang…

Kau datang membawa seuntai harapan

Aku bangga,aku bahagia

Kau adalah gairah hidupku

Kau mampu membangkitkan aku dari keterpurukan

Di saat asa yang ku damba seolah sirna entah ke mana

Dikala diriku gontai, jiwaku galau, keputusasaan menyeruak

Kau hadir membawa penawarnya

Kau hapus putus asaku dengan sebuah harapan

Kau papah diriku yang gontai,kau bangkitkan aku

Akupun kembali berdiri tegak

Penuh gairah menatap hidup toek masa depan

Kau hilangkan kegalauanku,Kau semai kedamaian

Kau taburi jiwaku dengan kasih dan sayangmu

Kini, aku terus bangkit toek melangkah

Ku berharap semaian kasih sayang

yang kau taburkan ke dalam jiwaku

Tetap tumbuh bersemi indah

Sampai akhir hayat kita

Amiiin….

jakarta 14 januari 2008

Label:coretan dari masa lalu

by :shine-shuntaman

nikmat

January 11th, 2008 by iniblogpaphalidan

Nikmat yang tiada henti
Tetap ‘kan turun selalu
Meski banyak manusia yang belum memahami di balik ini semua
Arti dari semua ini
Arti nikmat yang Kau beri
Adalah untuk membuktikan
Kuasa yang tiada tertandingi
Ketika nikmat-Mu
Merasuk ke dalam aliran darahku
Ku sujud pada-Mu
Ketika cinta-Mu
Memeluk hatiku
Kubiarkan lisanku
Menyebut nama-Mu
Nikmat datang padaku
Cinta pun menghampiriku
Membuat diri semakin merasa
Mendapatkan karunia sejati
Segala yang kurasa
Semua makhluk merasa
Adalah cinta yang tak bisa
Dibalas dengan apapun jua

hanya padamu

January 11th, 2008 by iniblogpaphalidan

kudengar seruan MU
ke teringat pertuah bijak
langkah kaki penuh tanya
Untuk apa ini adanya

Basuhan keringat

legam melekat

jauhkan hati akan pekat

Pada MU aku mengingat

ketika hati terasa terjerat

Ya Robby…

sujud syukurku hanya padamu

ikhlas ku serahkan pada MU

akan kah ku rasakan Jannah MU

ketika hamba mu akan khilaf

lafadz MU kian enggan ku ucapkan

pantaskah aku mengharap Jannah MU

Ya Robby…

tuntunlah hamba ke jalan yang lurus

meski terdera beda akan arus

sembah sujud ku untuk mu tulus

sunyinya malam

January 11th, 2008 by iniblogpaphalidan

Rembulan menerawang awasi bumi
Temani bintang hiasi malam
Rudungkan alam penuh kegelapan
Sunyikan hitam dalam damainya jiwa

Terbangun aku dari mimpi jiwa
Kubasahkan wajah dengan air suci
Kubenamkankan nadiku dalam dinginnya malam
Tunduk kepalaku memuji Yang Kuasa

Oh, Tuhan…
Kiranya makhluk-Mu tetidur lelap
Tapi hatiku tergugah hanya untuk-Mu

Oh, Tuhan
Kiranya selimut dengkurkan makhluk-Mu
Tapi hanya sajadah membentang di depanku

Terimalah aku dalam sholat malamku
Pujian hati untuk Sang Pencipta
Berserah diri diliputi dosa
Hanya Engkaulah pelipur lara.

anak ku

January 11th, 2008 by iniblogpaphalidan

Anak ku…..Selamilah dunia fana ini
Sayangku
Usia tak begitu lama
Dunia hanya tempat singgah semata
Harap engkau tak terlena
Gemerlapnya dunia

Anak ku…..
Maknai setiap langkahmu
Ayah-ibu tak dapat persembahkan yang terbaik untukmu

Anak-Anak ku..
Kami harap bahagia kan kau jelang
Berbagi cinta antar sesama
Tunaikan hak dan kewajibanmu
Syukuri anugrah yang Tuhan beri
Semoga Allah besertamu selalu
Dalam setiap esahan  nafasmu

Ayah-ibu

by: ogin

anak mu

January 11th, 2008 by iniblogpaphalidan

Ayah……..Aku tahu engkau keras
Tiada pernah ciuman singgah di pipiku
Tiada pelukan dan belaian singgah
Tiada pelukan dan belaian ku terima
Sebagai seorang putra

Ayah-ibu
Tapi aku tahu itu ekpresi cinta dan kasihmu
Engkau ajarkan aku cinta yang berbeda
Engkau ajarkan aku cinta dengan kaji dan makna
Engkau ajarkan aku keyakinan
Lewat kepahitan dan kenyataan hidup ini

Ayah-ibu
Kerendahan hati dan ketulusanmu
Telah mengajarkan aku makna dan arti hidup

Ayah-ibu
Engkau ajarkan aku ketangguhan
Engkau ajarkan aku pengorbanan
Engkau ajarkan aku menghargai
Sungguh cambukanmu
Ekpresi cinta sucimu

Ayah-ibu
Aku mencintaimu
Pelukan dan ciuman mesraku tak dapat singgah di kedua pipimu
Bukan aku tak menyayangi
Tapi……………Itu ekpresi cintaku

Ayah-ibu
Air matamu sering mengalir
Saat tengah malam
Saat sepi nan sunyi
Engkau terbangun, engkau titipkan aku pada Rabbmu sepenuhnya
Jarang sekali engkau tertidur kembali
Basah matamu menangisi anak mu

Ayah-ibu
Air mataku kan ikut mengalir di pipi
Ingin kucium kedua kakimu, tanda terimakasihku
Tapi betapa sulitnya, hanya hati ini yang bergumam
Aku engkau ajari dengan tingkah laku, bukan lewat kata

Ayah-ibu
Kala malam aku terbangun
Aku panjatkan do’a untukmu
Atas kasih dan cintamu
Sungguh mulia hati dan cahya mu
Tiada segan engkau berkata, belum persembahkan yang terbaik untukmu
Ku pandangi, wajahmu, kian menggenang disudut matamu

Deras airmataku mengalir……………….
Ya Alloh Ampuni segala kesalahannya,andai dunia ini dapat ku genggam, kan ku persembahkan untuknya.
Ya Robbi ya Tuhanku
Tiada yang pantas untuk menggantikan kasih dan sayangnya
Ijinkan jannah firdaus dengan segala kenikmatannya untuk Ayah-ibuku
Amiiiiiin ya robul alamin

ANAK MU

jkt 10 januari 2008 M    <<<>>>   1 muharam 1429 H

by:shine-shuntaman

meraih lewat tahajud

January 11th, 2008 by iniblogpaphalidan

Dari dini hari hingga subuh hampir tersentuh, waktu-waktu ini disambut para muhsinun dengan wajah penuh cahaya. Sepertiga malam terakhir adalah malam yang diyakini bertabur mukjizat. Tetesan dan percikan air wudlu  yang jatuh ke bumi menambah indah malam yang hening. Santai dan rileks.  Mereka pun mengerjakan shalat tahajud. Shalat yang didirikan setelah  terjaga dari tidur.

Sembilan cawan perkara siap disuguhkan Allah kepada para muhsinun. Lima cawan perkara di dunia dan empat cawan perkara di akhirat. Sembilan cawan perkara itu akan memuliakan para muhsinun

Lima perkara itu antara lain :

  1. Allah menjaganya dari bencana-bencananya.
  2. Tampak bekas taat di wajahnya.
  3. Ia akan disenangi oleh hamba-hamba yang shalih bahkan oleh semua manusia.
  4. Katanya-katanya mengandung hikmah;
  5. Allah memberikannya rezeki kepahaman terhadap agama.

Adapun yang empat di akhirat adalah :

  1. Dibangkitkan dari kubur dengan wajah yang putih dan cemerlang.
  2. Dimudahkan baginya hisab;
  3. Berjalan di atas shirat (jembatan di akhirat) laksana kilat (bagai petir menyambar)
  4. Diberikan kitab catatan amalnya melalui tangan kanan pada hari kiamat

Tentang perintah menegakkan shalat tahajud disebutkan dalam  Surat Al Isra [17]: 79 "Dan pada sebagian malam hari, bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat terpuji."

do’a

January 8th, 2008 by iniblogpaphalidan

Langkah yang tertinggal

T’lah mengukir kenangan

Diantara kita, dengan segala canda

Yang mewarnai persahabatan

Warnamu mewangi dalam ingatan

Mekarmu bening menatap bulan

Dalam langkah cita kau tata

Hari-hari yang kau jelang

Kutitipkan salam dan doa

Agar dapatlah kiranya

Kau raih segala hasrat dan cita

Kesuksean dapat kau genggam

Tanpa aral kendala

jerman 3januari 2008